Pengertian Kepribadian

3 min read

Pengertian Kepribadian Menurut Ahli, Konsep, Ciri – Ciri, Faktor, Fungsi, Jenis – Jenis, Pengertian menurut Psikoligis, Dan Contohnya

Hai sobat rexdl.id kembali lagi nih dengan kita, kali ini kita akan menjelaskan tentang pengertian kepribadian menurut ahli dan juga contoh nya, yang akan kita bahas dan kita jelaskan seperti yang ada dibawah ini.

Pengertian kepribadian

pengertian kepribadian

Kepribadian adalah dorongan bagi seseorang untuk mengambil tindakan sosial berdasarkan perasaan ilmiah, pengetahuan, dan naluri. Setiap orang harus memiliki kepribadian yang berbeda, yang tidak mungkin jika seseorang dapat memiliki banyak kepribadian. Mekipun telah membuat imetasi atau identifikasi.

Kepribadian bukanlah bakat alami, tetapi dibentuk melalui proses sosialisasi. Kepribadian adalah kecenderungan psikologis seseorang untuk menampilkan perilaku sosial tertentu, baik itu dalam bentuk perasaan, pemikiran, perilaku, maupun keinginan dan tindakan.

• Kepribadian sesuai dengan pemahaman sehari-hari.

Dalam kehidupan sehari-hari, kepribadian juga dapat diartikan sebagai ciri khas yang menghantam seseorang, misalnya seseorang yang sangat pemalu sebagai “kepribadian pemalu”. Judul “kepribadian sosial” diberikan kepada orang-orang yang ramah, dan gelar “non-kepribadian” diberikan kepada mereka yang merencanakan pengecut dan sejenisnya.

• Kepribadian sesuai dengan psikologi.

Di sisi psikologis, Gordon Allport mengatakan kepribadian merupaakan suatu bentuk organisasi (untuk berbagai jenis aspek psikologis maupun fisik) dan ini pun merupakan struktur dan juga proses. Maka kepribadiannya bisa berubah. Secara khusus, menurut Allport, kepribadian tumbuh secara teratur dan juga berubah.

Pengertian Kepribadian menurut Para ahli

Berikut ini adalah definisi kepribadian yang diungkapkan oleh seorang ahli yang definisinya dapat digunakan sebagai referensi untuk mempelajari kepribadian, yaitu:

• Yinger

Kepribadian adalah perilaku umum seseorang dengan sistem tren tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi.

• M.A.W. Bouwer

Kepribadian merupakan suatu bentuk perilaku sosial yang terdapat gaya kekuatan, keinginan, pendapat, dorongan, dan sikap seseorang.

• Cuber

Kepribadian adalah kombinasi dari semua karakteristik yang terlihat dan dapat dilihat oleh seseorang.

• Theodore R. Newcombe

Kepribadian merupakan sebuah organisasi yang dimiliki seseorang dengan sikap sebagai latar belakang perilaku.

Konsep yang berkaitan dengan kepribadian.

Ada berbagai konsep yang berkaitan erat dengan kepribadian dan kadang-kadang bahkan disamakan dengan kepribadian. Konsep-konsep yang berkaitan dengan kepribadian adalah (Alwisol, 2005: 8-9):

  • Karakter (character), yaitu deskripsi perilaku melalui penekanan eksplisit dan implisit pada nilai-nilai (banar-false, good-bad).
  • Temperamen (temperamen), kepribadian yang berkaitan erat dengan faktor biologis atau penentu fisiologis.
  • Ciri-ciri yang merupakan reaksi yang sama atau serupa terhadap sekelompok rangsangan yang sama dan bertahan untuk jangka waktu yang relatif lama.
  • Ketik atribut (karakteristik), mirip dengan alam, tetapi dalam kelompok rangsangan terbatas.
  • Kebiasaan (habit) adalah reaksi yang sama dan cenderung terulang untuk stimulus yang sama.

Ciri-ciri kepribadian

• Para ahli tampaknya masih berbeda dalam formulasi kepribadian mereka. Dalam penelitian kepustakaan, Gordon w. Allport (Calvin S. Hall dan Gardner

• Lindzey, 2005) menemukan sekitar 50 definisi kepribadian yang berbeda. Dari pemeriksaan atas apa yang dilakukan, dia akhirnya menemukan formula kepribadian yang lebih lengkap.

Menurutnya, kepribadian adalah organisasi yang dinamis dalam setiap manusia sebagai sistem psikofisik yang menentukan cara unik untuk beradaptasi dengan lingkungan. Kunci untuk memahami kepribadian adalah kepatuhan.

Kepribadian sehat

  • memiliki self-efficacy yang realistis; mereka dapat menilai sendiri bagaimana mereka bertentangan dengan kekuatan dan kelemahan mereka, fisika, pengetahuan, kemampuan, dll.
  • Anda dapat menilai situasi secara realistis; Dan Anda juga dapat mengatasi semua kondisi dalam kehidupan yang Anda alami secara realistis dan dapat dengan adil menerima tanpa mengharapkan bahwa kondisi kehidupannya begitu sempurna.
  • memiliki kemampuan untuk menilai prestasi; Anda dapat mengevaluasi kesuksesan dan merespons secara rasional, menjadi tidak sombong, sombong, atau mengalami kompleks superioritas ketika ada kinerja tinggi yang sukses atau kesuksesan dalam hidup.
  • Anda dapat mengambil tanggung jawab; Dia yakin akan kemampuannya mengatasi masalah dalam hidupnya.
  • kemerdekaan; Mereka memiliki cara berpikir, bertindak, membuat keputusan yang independen, mengarahkan dan mengembangkan dan beradaptasi dengan lingkungan mereka.

Kepribadian yang tidak sehat

  • Sedikit marah (tersinggung)
  • Tunjukkan kekhawatiran dan ketakutan
  • Sering merasa depresi (stres atau depresi)
  • Kejam atau suka menggoda orang lain yang lebih muda atau menghadapi binatang
  • Ketidakmampuan untuk menghindari perilaku menyimpang meskipun ada peringatan atau hukuman
  • Kebiasaan berbohong
  • hiperaktif
  • Bersikap bermusuhan dengan semua bentuk otoritas.
  • Senang mengkritik / mengejek orang lain

Penentu kepribadian.

Berikut ini adalah faktor penentu kepribadian.

Warisan

Dalam faktor ini, pewarisan mengarah ke faktor genetik seseorang. Tinggi badan, jenis kelamin, bentuk wajah, komposisi otot, temperamen dan refleks, ritme biologis, dan tingkat energi adalah karakteristik yang secara umum atau sepenuhnya dipengaruhi oleh siapa orang tua individu itu, yaitu komposisi biologis dan psikologis.

Faktor lingkungan

Faktor lain yang memiliki dampak signifikan pada pembentukan karakter adalah lingkungan di mana seseorang tumbuh dan tumbuh. Norma dalam keluarga, teman dan kelompok sosial; dan pengaruh lain yang mungkin dialami seseorang. Faktor-faktor lingkungan ini berperan dalam membentuk kepribadian seseorang.

Misalnya, budaya membentuk norma, sikap,

dan nilai-nilai yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan menciptakan konsistensi dari waktu ke waktu, sehingga ideologi yang mengakar dalam satu budaya mungkin memiliki dampak kecil pada budaya lain.

Kepribadian

  • Studi awal tentang struktur kepribadian berkisar pada upaya untuk mengidentifikasi dan menyebutkan sifat permanen yang menjelaskan perilaku individu seseorang.
  • Karakteristik yang umumnya melekat pada individu adalah pemalu, agresif, taat, malas, ambisius, loyal, dan takut.
  • Ciri-ciri ini, ketika ditampilkan dalam situasi yang berbeda, disebut ciri kepribadian. Kepribadian adalah masalah yang sangat memprihatinkan, karena para peneliti telah lama percaya bahwa sifat-sifat kepribadian mendukung proses seleksi karyawan, menyesuaikan tempat kerja dengan individu, dan memandu keputusan pengembangan karier.

Fungsi Teori Kepribadian

1. Fungsi prediksi

Teori kepribadian tidak hanya dapat menjelaskan apa, mengapa, dan bagaimana orang akan berperilaku sekarang, tetapi juga memprediksi apa, mengapa, dan bagaimana orang akan berperilaku di masa depan. Teori kepribadian, oleh karena itu, harus memiliki fungsi prediksi.

Pengembangan kepribadian

Berikut ini adalah pengembangan kepribadian.

1. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kepribadian.

Perkembangan kepribadian individu menurut Freud, dipengaruhi oleh kedewasaan dan cara individu menangani ketegangan. Menurut Freud, kedewasaan adalah pengaruh manusia sejati. Ketegangan dapat timbul karena frustrasi, konflik, dan ancaman. Upaya untuk mengatasi ketegangan ini dilakukan oleh orang-orang yang: memiliki mekanisme identifikasi, sublimasi dan pertahanan ego.

2. Tahapan pengembangan kepribadian.

Menurut Freud, kepribadian individu terbentuk pada akhir tahun kelima, dan perkembangan selanjutnya sebagian besar hanyalah penyempurnaan dari struktur dasar ini. Selanjutnya, Freud menyatakan bahwa pengembangan kepribadian terjadi dalam 6 fase,

terkait dengan sensitivitas terhadap area sensitif seksual atau bagian tubuh tertentu yang sensitif terhadap rangsangan. Menurut (Sumadi Suryabrata, 2005: 172-173). Terdapat 6 fase kepribadian  yang antara lain sebagai berikut:

  • Tahap oral: 0 hingga sekitar 18 bulan. Bagian tubuh yang sensitif terhadap stimulasi adalah mulut.
  • Fase anal (tahap anal): sekitar 18 bulan hingga 3 tahun.
  • Tahap phallic: sekitar 3 hingga 6 tahun. Bagian-bagian tubuh yang sensitif terhadap fase lingga adalah alat kelamin.
  • Fase latensi: sekitar 6 tahun hingga pubertas. Pada tahap ini, hasrat seksual cenderung laten atau tertekan.
  • Fase genital (tahap genital): terjadi sejak individu memasuki pubertas, dll. Pada titik ini, individu telah matang dalam sistem reproduksi.

Demikianlah penjelasan tentang Pengertian Kepribadian yang sudah dijelaskan diatas, semoga dapat berguna dan bermanfaat untuk teman teman sekalian. Terima Kasih.

Dinamika Penduduk

Sumber Rezeki
5 min read

Pengertian Distribusi

Sumber Rezeki
3 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Datang di Website rexdl.id menyediakan Apk yang gratis untuk anda, jika ada link yang rusak silahkan email kami underpas88@gmail.com